Sabtu, 30 November 2013

Cara Mengoptimalkan Browser


Cara Mengoptimalkan Browser







Franzky Dharma Setyawan
(20130220036)
Tekhnik Sistem Perkapalan
Universitas Hang Tuah
BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
           
              Internet saat ini sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun banyak yang belum mengenal atau asing dengan istilah-istilah yang digunakan dalam internet. Namun hal itu tidak menjadi persoalan yang penting (bagi pengguna awam), karena sebagian besar lebih berfikir tentang mengoperasikan internet untuk tujuanya masing masing. Ada baiknya kita mengetahui sedikit istilah yang digunakan internet. Salah satunya adalah BROWSER. Dalam menterjemahkan istilah ini belum ada yang baku namun mengkristal pada pengertian yang sama.

B.      Rumusan Masalah
Pengertian browser
Macam macam browser 
Cara mengoptimalkan kinerja browser


BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian browser

Browser adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web. Web sendiri adalah kumpulan jaringan berisi dokumen dan tersambung satu dengan yang lain, yang dikenal sebagai World Wide Web. Browser adalah suatu program komputer yang menyediakan fasilitas untuk membaca halaman web di suatu komputer. Browser merupakan program yang dirancang untuk menampilkan informasi dari sebuah server komputer pada jaringan internet.

2. Macam macam browser
           
            Berikut adalah browser yang sering digunakan:
1.      Internet Explorer
2.      Mozilla Firefox
3.      Google Chrome
4.      Safari Browser
5.      Opera, Dll.

3. Cara mengoptimalkan browser
           Berikut ini adalah cara mudah mengoptimalkan browser. Karena Tiap web browser memiliki cara yang bervariasi, maka akan disebutkan beberapa cara mengoptimalkan browser yang sering digunakan.

A. Browser Mozilla,
      1. Aktifkan Pipelining
Biasanya browser bekerja dengan mengirimkan permintaan kepada server dan menunggu respon sebelum melanjutkan proses. Pipelining adalah sebuah teknik lebih agresif yang memungkinkan browser untuk mengirimkan beberapa permintaan sekaligus sebelum menerima respon apapun untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh isi halaman. Untuk mengaktifkan fungsi ini ketik “about:config” pada kotak alamat, klik-ganda pada “network.http.pipelining” dan “network.http.proxy.pipelining” agar nilainya berubah menjadi “true” kemudian klik-ganda pada “network.http.pipelining.maxrequest” dan jadikan nilainya “8″.
2. Mempercepat Rendering
Situs yang besar dan rumit bisa memakan waktu untuk diunduh. Firefox tidak membiarkan pengguna menunggu. Jadi dengan pengaturan standar Firefox akan langsung menampilkan apa yang ia terima setiap 0,12 detik. Walaupun hal ini membuat browser terkesan lebih cepat, rendering ulang yang dilakukan terus menerus meningkatkan waktu total yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman, jumlah rendering ulang dapat dikurangi untuk meningkatkan kinerja.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], kemudian klik kanan pada tampilan utama dan kemudian pilih “New > Integer”. Ketik “content.notify.interval” sebagai nama preferensi Anda, klik “ok”, masukkan “500000″ (500 ribu) dan klik “ok” kembali.
Klik kanan lagi pada tampilandan pilih “New > Boolean”. Kali ini buat nilai disebut “content.notify.ontimer” dan atur menjadi “True” untuk menyelesaikan tugas Anda.
3. Mempercepat Loading
Saat mouse atau keyboard tidak disentuh selama 0,75 detik, Firefox akan masuk ke dalam mode “low frequency interrupt” yang artinya interface-nya menjadi kurang responsif tetapi bisa me-load halaman lebih cepat.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], klik kanan pada tampilan dan pilih “New > Integer”. Ketik “content.switch.threshold”, klik “ok”, masukkan “250000″ (seperempat detik) dan klik “ok” untuk menyelesaikan.
4. Perbesar kapasitas Cache
Ketika berselancar Firefox akan menyimpan gambar dan skrip pada memory cache local untuk mempercepat pengambilan data jika mengunjungi situs yang sama kembali. Untuk pengguna yang memiliki RAM yang besar (2GB atau lebih), biarkan Firefox berjalan lebih lama sehingga saat mengunjungi kembali halaman-halaman situs akan lebih cepat, terutama dengan cache yang besar.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], kemudian klik kanan dan pilih “New > Integer”. Ketik “browser.cache.memory.capacity”, klik “ok”, masukkan “65536″ dan klik “ok”, kemudian “restart” browser untuk mendapatkan cache yang baru dan lebih besar.
5. Aktifkan TraceMonkey
TraceMonkey adalah engine Javascript baru dari Mozilla yang super cepat, dalam beberapa benchmark bahkan mencetak nilai 40x lebih besar dibandingkan versi saat ini. TraceMonkey mungkin saat ini memang dalam tahap pengembangan dan masih memiliki bugg.
6. Kompres Data
Saat koneksi internet lambat, kebanyakan merasa bahwa Firefox tidak berkinerja baik. Itu tidak sepenuhnya benar. Instalasikan toonel.net dan aplikasi Java ini akan mengambil alih trafik internet melalui server-nya sendiri. Semua data yang melalui server Toonel dikompres sehingga data yang perlu diunduh browser lebih sedikit. Toonel juga mampu mengompres gambar JPEG, tetapi tentunya berdampak pada penurunan kualitas gambar.

B. Browser Opera,
1. Buka Browser OPERA
2. Pada alamat browser ketikkan opera:config lalu klik Enter
3. Klik Performance
4. Untuk settingan maksimal dari bandwith limit, maka ubah settingan dengan isi berikut:
* Max Connection Server = 10
* Max Connection Total = 64
* Network Buffer Size = 64
* Centang No Connection Keep Alive
* Centang Non-Compliant 100 Server Continue
5. Lalu klik Save, maka akan ada perintah untuk merestart OPERA
6. Tutup OPERA dan buka kembali
7. Kecepatan OPERA akan bertambah



C. Browser Chrome,

1. Matikan Plugin

Ketika pertama kali menginstall Google Chrome,  banyak plugin otomatis diaktfikan. Plugin akan membantu  Google Chrome untuk mengakses beberapa konten, misalkan saja Plugin Flash dibutuhkan untuk mengakses konten yang memiliki Flash. Kebanyakan plugin ini memang dibutuhkan oleh browser untuk pengguna dalam menjelajahi web setiap hari. Tetapi tidak jarang juga banyak orang menginstall plugin-plugin untuk kepentingan mereka. Namun dengan begini, plugin yang hanya dipakai satu kali dan sudah terinstall di Chrome akan tetap memakai resource memory. Ini akan membuat Google Chrome berjalan dengan lambat. Plugin yang dibutuhkan setiap saat harus di pilah dengan yang tidak dibutuhkan setiap saat. Dengan begini matikan plugin yang tidak dibutuhkan dan menjalankannya saat diutuhkan. Untuk mematikan plugin Chrome caranya ketikkan about:plugins pada tab URL browser. Kemudian klik Disable pada plugin yang tidak dibutuhkan.

2. Matikan Extensi

Extensi adalah program kecil yang bisa didownload melalui Chrome Web Store dan diinstall pada Chrome. Extensi ini dapat membantu dalam menjelajahi internet, misalkan saja ketika akan mengambil screnshot dari web, bisa menggunakan extensi tanpa harus menggunakan software yang diinstall pada desktop. Tetapi dengan semakin banyaknya extensi yang terinstall pada Chrome, ini akan mengakibatkan Google Chrome berjalan dengan lambat. Untuk menguninstall extensi yang ada di Chrome pertama extensi akan muncul di deretan tab menu. Klik kanan pada extensi yang ingin diuninstall dan pilih Remove from Chrome. Untuk menguninstall extensi yang tidak ada di tab menu, buka chrome://extensions/ disini akan ada daftar extensi yang pernah diinstall. Untuk menghapus extensi tersebut, klik Remove from Google Chrome atau icon tempat sampah. 

3. Hapus Data Browser

Browser menyimpan data saat browsing, termasuk history, password, cookies dan sebagainya. History dan cahce adalah database yang mampu membuat komputer berjalan lambat dan mengurangi kecepatan browser. Dengan menghapus data browsing dapat mempercepat kembali Google Chrome. Berikut beberapa cara untuk menghapus data browser: 
A.     Hapus Data Browser Sekaligus
Google Chrome  menyediakan fitur untuk menghapus data browser sekaligus. Caranya dengan klik Settings>Tools>Clear browsing data. Disini semua data browser dapat dipilih untuk dihapus, diantaranya ada data history, download, cookies, cache, password, form dan form apps. Saran WinPoin, jangan hapus data dari password dan 2 menu dibawah, ini akan mempermudah dalam login situs-situs yang biasa dikunjungi.
B.     Hapus Spesifik Browser History
Browser history juga dapat dihapus secara speisifik, dengan url-url mana saja yang ingin dihapus dan url yang tidak dihapus. Caranya klik Settings>History. Setelah itu centang url yang ingin dihapus.

BAB III
PENUTUP

1.    Kesimpulan

Dari apa yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwa browser adalah perangkat lunak yang berfungsi menampikan dan berinteraksi dengan dokumen dokumen yang disediakan oleh web. Banyak macam macam browser yang banyak diminati maupun yang kurang diminati. Cara pengoptimalannya pun berbeda beda tergantung system yang menjaankan browser tersebut


Daftar Pustaka

en.wikipedia.org
www.google.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar